Andil RTIK Pasuruan dalam Program Kerja Dinas Kominfo Jatim Tahun 2019

Dalam rangka penyusunan rencana kegiatan Pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) tahun 2019, hari ini Kamis tanggal 25 Oktober 2018, Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur menghadirkan beberapa perwakilan penggiat TIK diantaranya Pengurus Relawan TIK Jawa Timur, Relawan TIK Surabaya, Relawan TIK Sidoarjo, Relawan TIK Pasuruan dan Penggerak UMKM Juara Jawa Timur bertempat di Ruang Smart Province Lt. IV Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur Jl. A. Yani 242-244 Surabaya.

Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang membahas program kerja 2019 dan tata kelola Komeji.id. sebagai tindak lanjut dari temu komunitas penggiat TIK se Jawa Timur di Hotel Orchid Kota Batu 23-24 Agustus 2018 silam. Ada beberapa hal yang perlu segera ditindaklanjuti untuk percepatan East Java Smart Province diantaranya bagaimana memajukan Jawa Timur dengan apa yang kita miliki dalam segala upaya untuk pemerintah, menindak lanjuti hasil FGD I di Batu, dan segera merealisasikan e-commerce marketplace ujar Kepala Bidang Aplikasi Informatika Ibu Dra. Ec. Nirmala Dewi, MM dalam sambutannya yang sekaligus membuka FGD tersebut.

Ketua RTIK Jawa Timur Gus Novianto Puji Raharjo, S.Kom, M.I.Kom sebagai pemimpin Focus Group Discussion (FGD) program kerja 2019 dan tata kelola Komeji.id. tersebut menuturkan untuk bisa mencetuskan Komeji.id ada beberapa pertanyaan yang perlu menjadi pertimbangan agar ada kolaborasi mutualistis antara pelaku UMKM, Pemerintah dan Penggiat TIK. Diantaranya adalah Pertama, sejauh mana legalitas atau badan hukumnya. Kedua, Bisnis modal yang berbicara tentang bagaimana pengelolaan modal transaksi barang/jasa, sistem pembayaran, penanggungjawab komplain dan garansi, bentuk kerjasama dengan mitra dan pemerintah serta sistem profit sharing dengan komunitas TIK yang terlibat. Ketiga, Pengelola Aplikasi yang mencakup operator, maintenance, administrator, dan call center problem. Keempat, Peran Komunitas TIK berbicara perihal hubungan dengan dinas terkait, hubungan dengan UMKM/pelaku usaha, status dalam menjalankan aplikasi dan bentuk kerjasamanya.

Menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas Kang Rahmat selaku tim ahli dari www.tukuo.or.id Kabupaten Sidoarjo yang sekaligus Ketua Relawan TIK Mojokerto memaparkan untuk bisa berjalan sesuai dengan rencana maka Dinas Kominfo Jawa Timur harus bersinergi dengan dinas-dinas yang lain sebagai salah satu contoh dengan Dinas Koperasi agar nantinya ada kejelasan badan hukum kalau Komeji.id di launching. Serta tidak meutup kemungkinan bekerja sama dengan dinas yang lain agar semua dapat berjalan sejajar demi menciptakan East Java Smart Province.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *