Memaknai Empat Sifat Wajib Rosululloh Muhammad SAW di Era Milenial dalam Momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2018

Di era digital yang penuh dengan kemudahan dan fasilitas canggih akibat perkembangan teknologi dan informasi saat ini, masyarakat khususnya para generasi muda harus memiliki bekal dalam mengarunginya. Bekal vital yang mampu membawa kepada keselamatan dan kesuksesan diantaranya adalah bekal ilmu dan akhlakul karimah.

Perkembangan Teknologi di era milenial membuat dunia terasa sempit. Apa yang terjadi diberbagai belahan dunia mampu diketahui dengan cepat melalui alat canggih yang ada dalam genggaman manusia. Berbagai informasi positif maupun negatif berbaur menjadi satu. Menghadapi ini semua, sikap akhlakul karimah akan menuntun manusia sehingga tidak tergelincir kepada pebuatan negatif.

Manfaat tidaknya media sosial tergantung kepada pemakainya. Jangan sampai akhlak generasi penerus tergerus oleh perkembangan zaman. Banyak korban terjerat permasalahan hukum akibat tidak waspada bermedsos seperti menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian.

Memang benar kita harus melek teknologi, tetapi jangan lupakan tugas kita yang sesungguhnya. Jadilah pribadi yang dibanggakan para orang tua, jangan menjadi fitnah bagi orang tua dan memberatkan orangtua dan yang yang terpenting adalah jadilah pribadi penyejuk bagi para orang tua. Kita harus berhasil dalam dunia, smart dengan teknologi harus diimbangi dengan menjadi penyejuk orang tua dengan menjadi anak yang saleh, salehah. Bahagia itu tak cukup maka harus disempurnakan dengan kesalehan.

Pada momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, Generasi muda millenial, sangat penting dan wajib tahu panutan hidup yang sesungguhnya, dan sosok Nabi Muhammad merupakan sosok yang menjadi panutan seluruh alam. Sehingga tidak mudah terjerumus kepada dunia hatespeech (ujaran kebencian) dan menggembor-gemborkan berita yang belum pasti kebenarannya. Karena sifat tuntunan kita Nabi Muhammad SAW adalah Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan) dan Fatonah (cerdas).

Kita dapat mengaplikasikan 4 (empat) sifat wajib diatas di era informasi yang carut marut saat ini adalah dengan cara : Pertama, sifat Siddiq (jujur) bisa diartikan memberika kabar berita harus sesuai dengan dengan apa yang terlah diterima bukan mengurangi atau menambahkan kabar berita tersebut. Kedua, Sifat Amanah (dapat dipercaya) menyebarkan informasi dengan benar dan dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan bukan malah menyebarkan informasi dari sumber belum tentu kebenarannya. Ketiga, sifat Tabligh (menyampaikan) menyampaikan dan menyebar informasi haruslah berpedoman pada aturan-aturan yang sudah ditetapkan dan yang keempat sifat Fatonah (cerdas) dalam menyampaikan informasi dibutuhkan kemampuan, diplomasi dan strategi khusus agar bisa diterima dengan baik dan kita harus bijak dalam bermedia sosial di era digital ini dengan memproduksi konten-konten yang positif serta memanfaatkan internet dengan prinsip cerdas, kreatif dan produktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *