Optimalisasi Media Sosial Untuk Personal Brand

RTIKPASURUAN.OR.ID, PASURUAN – Teknologi internet kian berkembang sangat cepat, selain didukung infrastruktur yang sudah tersebar sampai pelosok negeri ini masyarakat secara perlahan tapi pasti sudah merasakan cepatnya informasi melalui media internet. Perkembangan yang sangat cepat ini tentu saja membawa dampak kepada masyarakat baik dampak positif maupun negatif, pemerintah harus segera tanggap akan adanya dampak tersebut. Regulasi yang berkaitan pemanfaatan teknologi informasi harus selalu disosialisasikan kepada khalayak secara terus menerus sehingga jangan sampai cepatnya teknologi internet ini bisa menghancurkan sendi-sendi norma, budaya masyarakat sehingga terkesan hadirnya internet ini lebih banyak efek negatifnya. Salah satu aplikasi internet yang saat ini digemari dikalangan masyarakat adalah media sosial, diantaranya: facebook, twitter maupun instagram. Keberadaan media sosial ini bukan lagi menjadi mainan orang-orang berpendidikan saja, Ibu-ibu rumah tangga bahkan tokoh masyarakatpun sangat akrab dengan media sosial ini.

Melihat perkembangan media sosial  yang sudah menjadi kebutuhan setiap lapisan masyarakat di era milenial ini, beberapa tokoh masyarakat bekerjasama dengan Relawan TIK Pasuruan mengadakan pelatihan optimalisasi media sosial untuk personal brand. Acara tersebut diikuti 16 tokoh masyarakat dan bertempat di desa Bantaran Kecamatan Winongan, Selasa (15/01/2019)

Kegiatan pelatihan ini mendapatkan respon yang positif dari para peserta. Mujianto menyatakan, “Selama ini kami hanya menggunakan media sosial hanya untuk hiburan saja. Tidak pernah tahu manfaat yang sebenarnya untuk apa. Kami baru tahu begitu besarnya manfaat media sosial untuk kepentingan diri kami pribadi.” ujar Mujianto.

Senada dengan hal itu Muhammad Sodiq yang juga salah satu peserta pelatihan itu menuturkan, “Selama ini saya sudah punya aplikasi facebook, instagram dan twitter tetapi tidak pernah saya manfaatkan. Yang saya tahu dari aplikasi tersebut hanya untuk hiburan saja dan ikut-ikutan. Yang saya sering gunakan hanyalah whatsapp untuk media komunikasi antar teman. Saya baru tahu begitu besar manfaat media sosial untuk kepentingan saya sendiri bahkan mungkin untuk menunjang pekerjaan saya.

Terakhir, Bahruddin Ketua Reawan TIK Pasuruan juga sebagai pemateri berharap agar para peserta yang sudah mengikuti pelatihan media sosial dapat mengoptimalkan pemanfaatannya . “Kami Relawan TIK Pasuruan tetap membuka komunikasi seteleh pelatihan ini berakhir. Apabila para peserta mau bertanya lebih lanjut perihal pemanfaatan media sosial bisa langsung berkirim pesan melalui media chat whatsapp.” tutup Bahruddin. [Rizqi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *