Pelatihan Pembuatan Website Toko Online di Desa Pungging Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan

Senin, 05 Juli 2021 – Pada era digital sekarang ini kita dituntut untuk meningkatkan skills dalam ruang digital terutama bagi pelaku bisnis. Saat ini wabah pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia bahkan seluruh dunia sangat berdampak khususnya bagi pebisnis.

Pelaku bisnis mengeluh karena pemasaran dan omset menurun apalagi bagi pengusaha yang tidak mempunyai toko online atau marketplace, karena sekarang ini mayoritas masyarakat membeli via online.

Sambutan Oleh Bapak Sugeng selaku Kepala Desa Pungging Kec. Tutur Kab. Pasuruan

untuk mengatasi hal tersebut pemerintah Desa Pungging, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan. Mengadakan pelatihan website toko online bagi warganya untuk meningkatkan skills dalam jual beli online dan berguna untuk mengingkatkan perekonomian masyarakat.

Pelatihan pembuatan website toko online ini dilaksanakan di Balai Desa Pungging, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan pada hari Kamis, 01 Juli 2021. Acara ini diikuti oleh sebanyak 20 peserta yaitu pelaku usaha dan pemuda setempat. Acara ini dimulai pukul 10.00 hingga 12.15 WIB.

Foto Bersama Pemerintah Desa, Pemateri dan Peserta Pelatihan

Pada acara ini awali dengan pembukaan dan sambutan-sambutan. sambutan pertama dilakukan oleh Mas Khoirul Anam selaku Pendamping Desa, dia mengatakan bahwa sekarang ini desa diharapkan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung pelaksanaan SDGs, karena kita memasuki era digitalisasi. Sambutan kedua disampaikan oleh Kepala Desa Pungging bapak Sugeng. Kepala Desa dalam sambutannya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat bermanfaat untuk meningkatkan SDM dan perekonomian masyarakat desa.

Ketua RTIK Pasuran sekaligus Dosen Univ. Yudharta Menjelaskan Materi Toko Online

Pelatihan website toko online sendiri disampaikan oleh Muhammad Imron Rosadi selaku Ketua RTIK Kab. Pasuruan dan Dosen di Prodi Teknik Informatika Universitas Yudharta Pasuruan. ” Memang penting acara ini apalagi era milenial digitalisasi. Pada sesi awal materi dibuka dengan cerita-cerita singkat tentang bisnis online. Kemudian dilanjutkan strategi memulai bisnis online dan manfaat serta keuntungan bisnis online. Kemudian dilanjutkan dengan sesi demo pembuatan aplikasi bisnis toko online” Tutur beliau.

Acara ini dilanjutkan dengan sharing bersama peserta. Berbgai macam sharing dilontarkan dari peserta mulai bisnis kue, perabotan rumah tangga dan lain-lain. Peserta antusias untuk melanjutkan pendampingan lebih dalam untuk meningkatkan dan mengembangkan bisnis mereka.

Ketua RTIK sekaligus dosen teknik informatika Unviersitas Yudharta tersebut mendemokan website desa kepada Kepala Desa dan Sekretaris desa. setelah mengetahui fitur aplikasi website desa mereka sangat tertarik untuk pengadaan website desa di desa Pungging. Karena dinilai sangat membantu adminsitrasi dan pelayanan mandiri masyarakat melalui website desa.

“Pada kegiatan selanjutnya perlu kolaborasi antara Pemerintah, Akademisi, Praktisi serta para Relawan TIK untuk ikut berpartisi aktif dalam meningkatkan Teknologi informasi dan Komunikasi sampai ranah bawah yaitu Perdesaan sehingga terwujudnya Smart Village” Tutup bapak Imron

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *