Puluhan Siswa SD Antusias Ikut Sosialisasi Internet Sehat

RTIKPASURUAN.OR.ID, Pandaan – Puluhan siswa Sekolah Dasar Ma’arif Riyadul Arkham Tembong Plintaham Kecamatan Pandaan, antusias mengikuti kegiatan sosialisasi internet sehat. Kegiatan yang diinisiasi Relawan TIK Pasuruan tersebut, diadakan di bertempat di ruang belajar SD Ma’arif Riyadul Arkham.

Ketua Relawan TIK Pasuruan, Kak Bro menuturkan, sosialisasi internet sehat sering diberikan kepada pelajar. Tujuannya, agar para pelajar dapat menfaatkan internet secara positif sesuai usianya.

“Sosialisasi ini untuk menghindari hal-hal negatif dari internet. Kalau kita tidak memberikan sosialisasi, kita khawatir anak-anak salah menggunakan internet untuk hal-hal yang tidak produktif,” tuturnya dewan guru dan makasiswa KKN UMSIDA usai kegiatan tersebut, Sabtu (08/02/20).

Foto Bersama Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Usai Sosialisasi Internet Sehat

Lebih lanjut, ucap Kak Bro, saat sosialisasi para pelajar diberikan berbagai informasi seputar pemanfaatan internet secara sehat. Di samping itu, para pelajar juga diperkenalkan dampak negative dari penggunaan internet yang akan membahayakan dirinya.

“Banyak hal yang perlu diketahui oleh siswa khusunya umur SD/Sederajat perihal penggunaan internet. Ada sisi-sisi positif yang justru membantu anak-anak untuk belajar, akan tetapi anak-anak perlu juga diberi pengetahuan penggunaan internet sesuai umur mereka. Karena sudah banyak kasus yang menimpa anak dibawah umur akibat kurangnya pengetahuan penggunaan internet sehat. Beberapa bulan yang lalu kita baru saja dikagetkan dengan munculnya berita gantung diri anak usia SD di Pandaan ini karena sudah kecanduan game online dan masih banyak contoh kasus yang tanpa kita sadari sudah ada tanda-tanda sisi negatif dari penggunaan internet yang kurang tepat,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan SD Ma’arif Riyadul Arkham, Kariyanto menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting diberikan kepada para siswa karena perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) tidak hanya memiliki dampak positif, tetapi juga dampak negatif.

“Para siswa yang ikut adalah tiga sampai kelas enam yang hampir setiap hari menggunakan internet. Makanya kita ingin anak-anak mendapatkan edukasi internet sehat, apalagi usia mereka sangat rentan sekali dengan berbagai pengaruh,” katanya.

Dirinya berharap, kegiatan sosialisasi internet sehat bisa dilaksanakan di TK dalam satu yayasannya agar budaya menggunakan internet secara sehat dapat diwujudkan.

“Saya berharap setelah kegiatan ini para orang tua dari TK di yayasan ini juga mendapatkan pengetahuan yang sama tentang internet sehat, bermula dari ketidaktahuan dampak diberikannya kebebasan kepada anak untuk mengakses internet justru akan membahayakan putra putrinya sendiri.” Harapnya (Saiful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *