RTIK Pasuruan Ajak Kampung KB Desa Kenep Beji Cerdas Bermedia Sosial di Era Digital

RTIKPASURUAN.OR.ID, PASURUAN – Kamis, (07/03) Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pasuruan bekerja sama dengan Kampung KB Desa Kenep Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan menggelar Kegiatan Literasi Digital Kampung KB Desa Kenep Beji Pasuruan 2019 dengan Tema “Cerdas, Kreatif dan Produktif bersama Kampung KB Desa Kenep Beji Pasuruan di Era Digital”. Kegiatan di Batch I ini memberikan sosialisasi internet sehat “Cerdas Bermedia Sosial di Era Digital” yang diikuti 60 peserta terdiri dari perangkat desa, PIK Remaja, Tunas Genre, BKR, dan PLKB.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bapak Mukhtar selaku Kesra Kecamatan Beji. Dilanjutkan sambutan Kepala Desa Kenep Beji Bapak Nur Sholeh bertempat di Balai Dusun Sumurgemuling – Kluncinglegi Desa Kenep.

Dalam sambutanya, beliau menuturkan bahwa teknologi adalah suatu cara bagi pengguna media untuk mengkomunikasikan hal yang ingin mereka sampaikan kepada orang lain. Teknologi informasi dan komunikasi dapat dimanfaatkan pada berbagai bidang kehidupan antara lain untuk pembekalan remaja tentang pemanfaatan TIK untuk hal positif.

“Menyadari perkembangan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat cepat tanpa mengenal batas, ruang dan waktu sudah barang tentu membawa perubahan dan dampak terhadap kehidupan manusia secara positif. Maka kita harus mampu memilih mana yang positif dan bermanfaat maka perlu ditiru, sedangkan yang negatif wajib kita tinggalkan,” Jelasnya.

Sementara itu, ketua Relawan TIK Pasuruan yang akrab disapa Mas Bro sebagai pemateri sosialisasi tersebut menambahkan, tujuan kegiatan ini mengajak seluruh masyarakat Desa Kenep Kec. Beji Kab.Pasuruan memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) secara Cerdas, Kreatif dan Produktif untuk menunjang produktifitas kehidupannya. Kampung KB diharapkan mampu memanfaatkan TIK untuk mempersiapkan diri menuju kemapanan masa depannya untuk mempersipkan diri menyambut kehidupan di Era Digital. Selanjutnya, Kampung KB diharapkan ikut aktif dalam pemberdayaan masyarakat khususnya TIK bagi masyarakat desa untuk mengangkat potensi desanya. Dan agar masyarakat lebih cerdas memanfaatkan internet dan lebih bijak dalam mengoperasikan media sosial agar terhindar dari jeratan UU ITE 2008 yang sudah banyak terjadi, khususnya di Pasuruan.

 “Generasi muda di era milenial ini harus lebih bijak menyikapi maraknya berita hoax serta menekankan untuk berhati-hati dalam berstatus di media sosial karena statusmu harimaumu,”tambahnya. (saiful)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *