RTIK Pasuruan Gelar Road Show Internet Sehat di MI Miftahul Ulum Bajangan

RTIKPASURUAN.OR.ID, Gondang Wetan – Relawan TIK Pasuruan gelar roadshow Internet Sehat dengan tema “Yuk Pakai Internet yang Sehat” ke MI Miftahul Ulum Banjangan Kecamatan Gondang Wetan Pasuruan, Sabtu (29/2).

Kegiatan dilaksanakan guna memberikan edukasi mengakses internet sehat kepada siswa siswi setempat. Pengenalan internet sehat yang disampaikan berupa edukasi mengenai pengenalan komputer dan penggunaan internet secara sehat dan tepat.

Selain itu, materi yang diajarkan yaitu memanfaatkan internet, menggunakan aplikasi game-game edukasi, dan pengetahuan dampak negatif dari internet itu sendiri diantaranya maraknya tontonan pornografi yang mudah diakses, kecanduan game online serta dampak negatif lainnya.

Kedatangan Relawan TIK Pasuruan , mendapatkan sambutan antusiasme yang sangat tinggi dari Kepala Madrasah, Dewan Guru, serta puluhan siswa-siswi  kelas 3-6 yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Melalui Road Shows Internet Sehat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman penggunaan internet secara benar dan sehat,” kata Ketua RTIK Pasuruan Kak Bro.

Ketua RTIK Pasuruan saat memberikan materi Internet Sehat

Menurutnya, penggunaan internet secara benar dan sehat perlu disosialisasikan sejak dini, jika tidak, dikhawatirkan kemajuan teknologi informasi bisa salah dimanfaatkan oleh anak-anak, karena anak sekolah rentan terhadap dampak perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). 

“Sosialisasi merupakan salah satu fokus program Relawan TIK Pasuruan. Salah satu fungsi kegiatannya sosialisasi internet sehat kepada anak usia sekolah. Mengingat usia anak sekolah inilah yang rentan terhadap dampak perkembangan TIK,” ujar Kak Bro. 

Foto bersama Kepala Madrasah dan Dewan Guru

Sementara itu, Kepala MI Miftahul Ulum Bajangan Ibu Yunita krisnawati yang akrab di sapa Ibu Yuni mengapresiasi inisiatif Relawan TIK Pasuruan yang memberikan sosialisasi penggunaan internet sehat di madrasah yang dimpimpinnya itu.

“Hingga kini, pengetahuan siswa maupun tenaga pendidik terkait internet masih terbatas, namun setelah kegiatan ini diharapkan pengetahuannya dapat meningkat,” harap Yuni.

Ke depan dia berharap pelatihan serupa dapat dilakukan lebih sering, termasuk pendidikan TIK pada jenjang pendidikan SD/sederajat semakin berkembang sehingga para siswa SD/sederajat tidak salah dalam memanfaatakan TIK. (bahru)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *