RTIK Pasuruan Goes To MTs Ma’arif Kraton : Perangi Hoax dan Ujaran Kebencian

Informasi  hoax yang bernuansa ujaran kebencian belakangan ini marak terjadi di media sosial. Media sosial semestinya dimanfaatkan untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan menyebarkan konten-konten positif. Sayangnya, pemanfaatannya kerap kali untuk menyebarkan informasi yang mengandung konten negatif.

Jika hal tersebut dibiarkan, dikhawatirkan akan membahayakan generasi muda lebih spesifik lagi di tingkatan pelajar. Menyadari hal tersebut, sudah banyak kelompok/komunitas yang secara proaktif mengajak masyarakat untuk lebih cerdas menggunakan media sosial.

Pemerintah juga terus berupaya untuk terus mengurangi penyebaran hoax atau berita palsu dengan cara mencetuskan undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) yang di dalamnya mengatur sanksi bagi pengguna internet yang turut menyebarkan konten negatif.

Gayung bersambut dari program pemerintah tersebut, hari ini Sabtu tanggal 15 September 2018, Relawan TIK Pasuruan berkesempatan memberikan sosialisasi internet sehat “Cerdas Bermedia Sosial di Era Digital” di Madrasah Tsanawiyah Ma’arif Kraton Jl. Stasiun 18 Kraton Kabupaten Pasuruan yang diikuti oleh 86 siswa.

Dalam acara tersebut Kepala MTs Ma’arif Kraton Bapak Khaniful Khoiri, S.Pd memberikan sambutan sekaligus pembukaan secara resmi acara sosialisasi. Dalam sambutannya beliau menitikberatkan kehawatirannya kepada prilaku pelajar yang sekarang tidak pernah lepas dari smartphone. Tidak menutut kemungkinan semua pelajar sudah mempunyai akun media sosial yang secara basic masih jauh dari paham pengetahuannya tentang cara penggunaannya yang sesuai dengan usia mereka. Beliau berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi ini siswa mampu dan cerdas dalam memanfaatkan sosial media sehingga tidak sampai terjerumus ikut menyebarkan konten-konten negatif.

Atas harapan dari Bapak kepala MTs Ma’ari Kraton, Humas Relawan TIK Pasuruan yang akrab dengan sapaan Kang Hamed, mengajak para siswa mendeklarasikan anti hoax dengan 5  cara mengenali hoax dan penanggulangannya, serta tujuh bentuk ujaran kebencian diantaranya yaitu, penghinaan, pencemaran nama baik, penistaan, perbuatan tidak menyenangkan, memprovokasi, menghasut dan menyebarkan berita bohong.

Mudah-mudahan memberikan dampak yang signifikan atas kehadiran Relawan TIK Pasuruan dalam memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya pengetahuan tentang berita hoax dan ujaran kebencian yang dikemas dalam acara sosialisasi internet sehat tersebut. Kami berterima kasih kepada Ketua Yayasan, Kepala Sekolah dan segenap dewan guru MTs Ma’arif Kraton yang telah menyambut kami dengan begitu ramah, mudah-mudahan kedepan tetap bisa menyambung silaturrohmi dan bersinergi dengan Relawan TIK Pasuruan dengan program-pogram berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *