RTIK Pasuruan-MTs Miftahul Huda Kalirejo, Cegah Maraknya Berita Hoax dan Ujaran Kebencian

Pada kemajuan teknologi informasi komunikasi saat ini tidak hanya memberikan dampak yang positif tetapi juga memberikan dampak yang buruk. Penyampaian akan informasi begitu cepat dimana setiap orang telah dengan mudah memproduksi informasi, dan informasi yang begitu cepat tersebut melalui beberapa media sosial seperti facebook, twitter, ataupun media chatting seperti, whatsapp dan lain sebagainya yang tidak dapat difilter dengan baik.

Informasi yang dikeluarkan baik orang perorang maupun badan usaha melalui media sosial dan elektronik ketika telah terkirim dan dibaca oleh banyak orang dapat mempengaruhi emosi, perasaan, pikiran  bahkan tindakan seseorang atau kelompok. Sangat disayangkan apabila informasi yang disampaikan tersebut adalah informasi yang tidak akurat terlebih informasi tersebut adalah informasi bohong (hoax) dengan judul yang sangat provokatif menggiring pembaca dan penerima kepada opini yang negatif. Opini negatif, fitnah, penyebar kebencian yang diterima dan menyerang pihak ataupun membuat orang menjadi takut, terancam dan dapat merugikan pihak yang diberitakan sehingga dapat merusak reputasi dan menimbulkan kerugian materi.

Jika hal tersebut dibiarkan, dikhawatirkan akan membahayakan generasi muda. Menyadari hal tersebut, sudah banyak kelompok yang secara proaktif mengajak masyarakat agar lebih cerdas menggunakan media sosial.

Untuk mengantisipasi persebaran berita hoax yang akhir-akhir ini marak diberitakan hampir disemua media masa bahkan sudah ada beberapa penindakan bagi meraka sudah dengan sengaja membuat berita hoax tersebut. Kami Relawan TIK Pasuruan pada hari ini Jum’at tanggal 12 Oktober 2018 berseinergi dengan MTs. Miftahul Huda Kalirejo Sukorejo Pasuruan untuk memberikan sosialisasi internet sehat “Cerdas Bermedia Sosial di Era Digital” serta melakukan deklarasi Anti Hoax dan Anti Ujaran Kebencian.

Ibu Choiroti, S.Sos selaku Kepala MTs Miftahul Huda Kalirejo Sukorejo memberikan sambutan dan membuka secara langsung acara Sosialisasi Internet Sehat tersebut. Dalam sambutannya beliau berharap atas terselenggaranya acara ini 63 siswa-siswinya yang ikut dapat memiliki pemahaman bagaimana pemanfaatan internet secara bijak sehingga siswa-siswinya yang hampir 95% sudah punya akun media sosial bisa cerdas dan mampu membuat konten yang positif.

Acara sosialisasi sosialisasi internet sehat ini ditutup dengan deklarasi anti hoax dan ujaran kebencian yang diikuti oleh semua siswa-siswi MTs Miftahul Huda Kalirejo Sukorejo. Mudah-mudahan atas terselenggaranya kegiatan ini dapat menjadi acuan bagi generasi milenial dan memberikan dampak yang positif sehingga bisa turut andil mencegah penyebaran berita hoax dan ujaran kebencian khususnya di Pasuruan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *